Informasi Singkat
|
Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru TA 2010 / 2011 telah berakhir. |
Pengunjung Online
Saat ini ada 8 tamu online| Profil |
|
Dasar Pemikiran Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia masih sangat rendah, bahkan masih jauh tertinggal dibandingkan dengan Vietnam. Rendahnya angka IPM ini disebabkan oleh masih rendahnya tingkat ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Dari segi kesehatan, kendala utama di Indonesia yang sangat memprihatinkan adalah masih tingginya angka kematian ibu dan bayi. Angka kematian ibu di Indonesia saat ini mencapai 228 per 100.000 kelahiran hidup. Untuk memperbaiki keadaan tersebut, perlu segera diambil langkah konkrit, salah satunya adalah dengan upaya penyediaan tenaga bidan yang berkualitas, yaitu bidan profesional dengan kompetensi tinggi sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat, Hal demikian hanya dapat dicapai melalui pendidikan kebidanan yang penyelenggaraannya berkualitas. Atas dasar itulah diselenggarakan Akademi Kebidanan Medika Obgin yang telah dinilai kelayakannya oleh Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Departemen Kesehatan RI dan disahkan melalui Surat Izin Penyelenggraan Program Studi Kebidanan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI. Untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan, telah dilakukan suatu kerjasama penyediaan fasilitas pendidikan yang lebih terarah, khususnya dalam penyediaan tenaga pengajar yang kompeten dan berpengalaman dengan Program Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Dalam membuka kesempatan yang lebih luas, Akademi Kebidanan Medika Obgin selain menerima calon mahasiswa reguler lulusan SMU / sederajat, juga menerima mahasiswa lulusan D1 Kebidanan melalui program khusus.
Tujuan
Legalitas
|